Untuk (saya) yang kurang beruntung.
Kuning, apa kabar? Sudah lama ya nggak ketemu. Maaf ya kuning, aku enggak bisa bareng sama kamu, yang dari dulu udah aku idamkan.
Kuning, pada awalnya aku takut banget sama kamu. Dan pada akhirnya, aku memilih biru. Namun, karena pesonamu yang begitu mengagumkan, aku bekesiteguh untuk memilih kamu, kuning.
Kuning, aku nyesel banget loh. Aku nyesel nggak milih kamu dari awal, atau enggak memperjuangkan atau bahkan meremehkan kamu. Dan sekarang aku kena batunya. Hanya karena tiga digit angka, aku sudah pasti enggak akan bareng sama kamu.
Kuning, kamu impian aku. Aku sadar (mungkin) yang aku korbanin enggak akan sampai pada kualifikasi kamu.
Kuning, mungkin kita emang enggak jodoh, atau sama ada tahun-tahun berikutnya, hanya enggak sekarang.
Kuning, mulai sekarang aku berjanji. Aku enggak akan ngelupain kamu, walau sedikit rasa sesal di dada.
Dadah kuning, aku bakal kangen kamu. Semoga berjodoh di tahun depan :’)
- juillet 4 2011 | - Read More →

