Ada yang Hilang
Hem. Di tengah deadline presentasi metabolisme yang belum selesai dan masuk setengah tujuh di jatinangor, serta belum nge-print+jilid makalah, mari menarik napas.
*fiuh*
Mari bergalau.
Terlalu banyak cerita yang sulit untuk disampaikan dengan kata-kata. Baik itu lisan maupun tulisan. Pada akhirnya, diam menjadi solusi terbaik. Tapi tidak untuk jangka panjang.
Gue bukan orang yang bisa diam kalo sesuatu mulai nggak beres. Gue terbiasa untuk menyatakan segala sesuatu hal yang tidak beres dan menyelesaikannya langsung.
Ternyata saat ini, kebiasaan ini nggak berlaku. Terlalu banyak diam. Mulut ini terasa terkunci untuk berbicara. Berbicara pun tak di dengar.
Gue merasa ada yang nggak beres hari-hari ini. Tapi tiap kali gue bercerita, mereka hanya diam. Terlalu banyak mengeluh katanya.
dan gue merasa hilang.
Gue kehilangan diri sendiri yang selalu berpikir kritis, yang cerewet, yang extrovert.
Rasanya menyebalkan sekali, saat kamu harus bicara, tetapi berbatas waktu, tempat, keadaan.
#abaikan
- novembre 14 2011 | - Read More →

